Monday, 4 May 2015

Pose Untuk model wanita muslimah

kali ini Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang beberapa pose untuk model muslimah atau yang membawakan tema busana muslim.
berikut ada beberapa contoh pose nya >>


http://idphotographi.blogspot.com/2015/05/pose-untuk-model-wanita-muslimah.html


Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

http://idphotographi.blogspot.com/2015/05/pose-untuk-model-wanita-muslimah.htm

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah
Pose Untuk model wanita muslimah


Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah


Pose Untuk model wanita muslimah

Pose Untuk model wanita muslimah
Demikianlah tips tentang Pose Untuk model wanita muslimah yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya

Demikianlah tips tentang Pose yang bagus untuk wanita yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya - See more at: http://idphotographi.blogspot.com/2015/05/pose-yang-bagus-untuk-wanita.html#sthash.d34H2DME.dpuf

Pose yang bagus untuk wanita

Pernah suatu saat kalian motret bingung mengarahkan model anda ??? mungkin sebagian fotografer pernah merasakan hal tersebut, apalagi yang masih newbi seperti saya ini, pernah juga mengalami hal yang seperti ini. Ditambah lagi dengan model yang masih newbi pula. hehehhehee

Oke  para master motret, kali ini Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang bagaimana pose wanita yang bagus dalam dunia fotografi, siapa tau bisa menjadi bahan refrensi.

Pose yang bagus untuk wanita



Demikianlah tips tentang Pose yang bagus untuk wanita yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya




Tuesday, 4 November 2014

Tips Merawat Camera DSLR

Tips Merawat Camera DSLR-- Menyimpan kamera DSLR di Indonesia mungkin sedikit berbeda dengan negara lain, hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara tropis sehingga kamera lebih rentan oleh serangan jamur pada bagian lensa atau sensor kamera.

Tips Merawat Camera DSLR 
 
Suhu terbaik untuk menghindari jamur pada kamera digital SLR adalah ini idealnya adalah 40-60 derajat celcius, maka untuk mendapatkan suhu ideal tersebut adalah kita lakukan adalah menyimpan kamera digital SLR didalam kotak kedap udara. Bila Anda masih belum puas dengan kotak kedap suara, maka gunakanlah dry cabinet electric yang, kotak ini dapat Anda atur suhu kelembabannya. Dan bila Anda sulit menemukan kotak kedap suara untuk kamera ini, ada satu cara yang mudah dan praktis yaitu: menggunakan silica Gel pada pinggiran kotak penyimpanan agar kotak tertutup rapat. Menyimpan kamera digital SLR pada tas kamera untuk waktu yang lama bukanlah hal baik karena suhunya akan lembab walupun tas tersebut Anti jamur sekalipun.

Demikianlah tips tentang Tips Merawat Camera DSLR yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Teknik Membersihkan Lensa

Teknik Membersihkan Lensa-- Seringkali penyebabnya adalah akibat tersentuh jari dengan tidak sengaja sehingga meninggalkan sidik jari ataupun kotoran-kotoran lainnya seperti debu, minyak dan sebangsanya. Hal-hal seperti dapat sangat menggangu hasil dari foto yang diambil. Jika hanya momen-momen sehari-hari tentu tidak masalah, namun jika momennya sesuatu yang tidak dapat diulang kembali, berarti ini masalah.
Teknik Membersihkan Lensa

Lalu apa yang harus dilakukan jika menemukan lensa kamera sudah terlalu kotor, penuh sidik jari debu dan kotoran-kotoran lainnya. Pertama-tama ada beberapa alat yang harus atau wajib dimiliki dalam fungsinya merawat kamera.
  • Kuas
  • Dust Blower
  • Tissue Lensa
  • Kain Micro Fiber
  • Lens cleaning liquid (cairan pembersih lensa)
  • Lenspen
Kemudian langkah-langkahnya sebagai berikut;

Sapukan kuas ke permukan lensa sambil pergunakan dust blower untuk meniup debu2 yang ada menempel pada permukaan lensa, kenapa harus di kuas dan di tiup? Seringkali debu-debu atau patikel-partikel yang menempel ini termasuk yang bisa menyebabkan tergoresnya lensa, saat di bersihkan dengan kertas tissue lensa atau kain micro fiber pada langkah selanjutnya.
Setelah bersih dari debu, pergunakan tissue lensa untuk membersihkan minyak yang ada di permukaan akibat tersentuh tangan, sapukan dengan lembut gerakannya memutar dimulai dari tengah baru ke pinggir lensa. Bila sudah agak bersih, kemudian gunakan kain micro fiber untuk membersihkan lensa kembali, bila belum bisa benar-benar bersih dari minyak yang ada dan bekasnya malah menyebar ke seluruh permukaan lensa, bisa dipergunakan cairan pembersih lensa, teteskan atau semprotkan cairan ini pada kain micro fiber dan bukan pada permukaan lensa, kemudian sapukan kembali kain pada permukaan lensa, tiup perlahan-lahan bila cairan belum kering.

Terakhir gunakan lenspen untuk finishing touch, sama caranya dengan ketika menggunakan kain micro fiber, dengan gerakan memutar secara perlahan-lahan, kemudian jika sudah selesai jangan langsung ditutup lenspennya tetapi tutuplah setengah lebih dahulu guna kemudian di putar, guna meratakan carbon compound pada lenspen yang terdapat pada tutupnya.

Maka hasil yang didapat kemudian lensa kembali bersih, dan siap di gunakan kembali. Sudah bisa kembali berkarya, untuk menghasilkan suatu foto yang bening kembali.

Demikianlah tips tentang Teknik Membersihkan Lensa yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Sunday, 2 November 2014

Teknik Foto Bulb Dalam Fotografi

Teknik Foto Bulb Dalam Fotografi - Kali ini Kumpulan Tips Photography akan memberikan artikel untuk Mengenal Teknik Foto Bulb Dalam Fotografi.

Teknik Foto Bulb Fotografi pada umumnya foto bulb dilakukan pada malam hari.Mengapa Teknik Bulb diambil pada waktu malam hari ?? Karena pada malam hari cahaya yang ada sangatlah minim, jadi amat sangat memungkinkan untuk melakukan pengambilan foto dengan speed yang sangat rendah.Dengan melakukan penyesuaian pada diafragma dengan bukaan kecil,sangat memungkinkan lagi untuk mendapatkan speed yg rendah.

Teknik Foto Bulb Dalam Fotografi 

Namun Foto Bulb  tidak hanya memungkinkan dilakukan pada malam hari namun juga siang hari tetapi tetap di tempat – tempat tertentu yang mempunyai pencahayaan minim.
Teknik Foto Bulb

Berikut adalah cara atau tips dalam teknik bulb yang mungkin berguna :

- Biasanya Foto bulb dilakukan pada malam hari
- Gunakan speed rendah atau bulb, speed lebih dari 3 detik
- Karena menggunakan speed rendah, untuk mengimbangi gunakan bukaan atau nilai f besar, f11 sampai f30, gunanya agar gambar bisa terlihat detail keseluruhan tanpa deph of field dan agar cayaha tidak terlalu fler atau terlalu terang
- Karena menggunakan kecepatan rendah, agar tidak ada goncangan saat mengambil gambar agar terjadi flug atau gambar yang gerak, maka gunakanlah alat bantu berupa tripod. Kalau tidak ada tripod, alternatif lain adalah seting kamera dengan timer, dan letakan kamera di landasan yang datar dan jauh dari goncangan.

Demikianlah tips tentang Teknik Foto Bulb Dalam Fotografi yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Saturday, 5 July 2014

5 DSLR yang cocok untuk pemula

5 DSLR yang cocok untuk pemula-- Banyak orang yang bingung menggunakan kamera DSLR miliknya. Padahal kamera yang digunakan termasuk canggih dengan fitur lengkap. Tentunya sebanding dengan harganya yang mahal. Ternyata kamera yang canggih terkadang lebih sulit dipahami, apalagi kalau baru pertama kalai pakai DSLR.

Kamera DSLR ada yang dibuat dan diperuntukkan untuk pemula dan tentunya dengan harga terjangkau. Bahkan harga kamera DSLR untuk pemula hampir sama dengan harga prosumer. Jadi bagi yang ingin meningkatkan kemampuan fotografi, bisa memulai memilih-milih kamera DSLR untuk pemula.

Berikut 5 DSLR yang cocok untuk pemula.

1. CANON 1100d + 18-55is
Canon EOS 1100D atau sering disebut jugan dengan Canon Rebel T3 menyasar ke pasar low end. Kamera ini cukup memuaskan terutama dalam hal kualitas hasil foto dan ISO tingginya. Ditunjang dengan sensor CMOS 12 MP dan Digic 4 yang mumpuni, soal hasil foto tentu sudah tidak diragukan. Untuk hasil foto terbaik tinggal mencari lensa yang lebih baik. Dengan harga 4-jutaan saat ini, sebuah DSLR modern dengan lensa kit IS, bisa HD movie dan punya 9 titik AF tentu sudah tergolong best buy.

 5 DSLR yang cocok untuk pemula

Keunggulan Canon 1100D
- Harga paling bersaing
- Cocok dengan berbagai lensa Canon EOS
- Kapasitas baterai cukup besar
- Fitur Live view yang baik (ada histogram saat live view)
- Terdapat tombol akses langsung untuk memudahkan
- Organisasi menu yang baik
- bisa bracketing (AE dan WB)
- ISO normal maksimum ISO 6400

Harga dan Spesifikasi Lengkap Canon 1100D

2. NIKON D3100 + lens 18-55 VR
Nikon D3100, yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari pendahulunya, Nikon D3000. Inilah kamera yang memberi pengalaman berbeda kepada penggunannya di bidang fotografi. Kualitas gambar yang dihasilkan mendekati kamera khusus bagi para fotografer profesional. Yang menarik dari kamera ini adalah kemampuannya merekam gambar video dalam full HD atau high definition. D3100 merupakan kamera pertama DSLR Nikon dengan kemampuan ini.

5 DSLR yang cocok untuk pemula 

Keunggulan Nikon D3100
- Terdapat 11 titik autofocus yang membuat gambar lebih tajam
- Resolusi yang dihasilkan mencapai 1080 piksel
- Mudah dioperasikan dan nyaman dipegang
- Kualitas hasil foto baik
- Ukuran layar LCD besar
- Fitur cukup lengkap untuk kamera kelas dasar/pemula
- Fungsi Auto ISO akurat dan dapat diandalkan
- Ada mode guide dan ilustrasi yang membantu fotografer pemula
- Kualitas badan kamera lebih baik


Harga dan Spesifikasi Lengkap Nikon D3100

3. SONY    SLT A58 + lens 18-55mm
Harga Kamera DSLR Sony Alpha SLT-A58K ini sangat murah dilihat dari teknologi canggih yang dimilikinya. Dengan harga yang cukup terjangkau Sony Alpha 58 dapat memberikan kepada para pengguna hasil gambar dengan kejelasan yang tak terkalahkan dengan adanya Translucent Mirror Technology. Juga dengan hadirnya terobosan Lock-On AF, dapat menembak subjek gambar yang bergerak cepat dengan lebih presisi dan fokus secara terus menerus. Dan seiring dengan berbagai fungsi lain yang melekat pada kamera ini Anda dapat menangkap setiap moment terbaik dengan sangat mudah.

5 DSLR yang cocok untuk pemula 

Keunggulan Sony SLT A58
- Teknologi Translucent Mirror untuk pemotretan cepat yang singkat dan autofocus yang akurat
- Sensitivitas yang lebih lebar mulai ISO 100 sampai 16000
- Fitur lock-on focus yang dapat mengunci fokus pada objek
- Auto Object Framing
- Sensor dan prosesor BIONZ menjanjikan hasil foto yang tajam dan minim noise pada ISO tinggi
- Teknologi TRILUMINOS Colour yang menampilkan hasil foto dan video hasil bidikan dengan warna yang lebih nyata ketika dihubungkan ke TV Sony Bravia

Harga dan Spesifikasi Lengkap Sony SLT A58

4. NIKON D3200 + lens 18-55 VR
Cocok untuk pemula yang menginginkan kamera DSLR harga terjangkau dengan resolusi tinggi dan feature perekam video yang baik. Ukuran Nikon D3200 yang kecil membuat beban jadi terasa lebih ringan, teman yang sempurna untuk pehobi foto atau perjalanan sebagai perekam kenangan yang andal. Untuk belajar, kamera ini menyediakan semua pilihan pengaturan manual dengan sistem pengoperasian yang intuitif.

5 DSLR yang cocok untuk pemula 

Keunggulan Nikon D3200
- Kualitas foto, resolusi foto tinggi (24MP)
- Pegangan besar dan mantap
- Ada menu retouch untuk mengolah foto dan memproses file RAW
- Fitur Guide Mode yang mampu memberi kemudahan dalam pengambilan gambar yang sempurna

Harga dan Spesifikasi Lengkap Nikon D3200

5. CANON 600D + 18-55mm IS
Kamera Canon EOS 600D adalah jenis kamera digital yang dikhususkan bagi pengguna pemula maupun profesional. Ukuran layar LCD pada Canon EOS 600D memiliki lebar 3 inci dengan layar filps out 175 derajat yang dapat diputar ke depan 90 derajat dan 180 derajat kebelakang, memungkinkan pengguna dapat melihat sudut rendah ataupun berbagai sudut yang bisa dilakukan penggunannya.


5 DSLR yang cocok untuk pemula

Keunggulan Canon 600D
- Antar muka yang ramah dan praktis digunakan
- Resolusi dan aspek rasio layar LCD baik
- Wireless flash controller
- Setting manual exposure tersedia saat merekam video
- LCD vari-angle memudahkan pengunanya untuk mengambil dari sudut pandang yang sulit


Harga dan Spesifikasi Lengkap Canon 600D

Demikianlah tips tentang 5 DSLR yang cocok untuk pemula yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya. 

Sunday, 16 March 2014

Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital


Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital -- Kumpulan Tips Photography akan membahas dan memperkenalkan konsep dasar Photography dan kamera digital agar kita dapat mengambil foto dengan lebih baik. Karena ketika kita mengenal alat yang kita gunakan, seharusnya kita lebih menjiwai dalam bekerja dengannya .. harapannya hasilnya akan jauh lebih baik. Bagi yang baru baru terjun ke dunia fotografi wajib baca ! Bagi yang sudah terjun tolong disundul gan, dishare dan disebarkan seluas-luasnya hehe.
Jadi gini, hal dasar yang perlu kita camkan di pikiran kita, bahwa untuk mengambil foto-foto yang bagus tidak perlu kamera mahal dan sebuah tas (yang didesain khusus untuk kamera cieee) penuh peralatan. Yang penting adalah kemampuan fotografer untuk melihat sekitarnya dan menggunakan pengetahuannya untuk memahamai obyek foto. Hentikan debat kamera mana yang paling hebat, sistem mana yang paling bagus. Ambil segera yang dibutuhkan dan pelajari.
Saya ingin mencoba back to basic di artikel kali ini, bahkan sangat basic menyangkut mekanisme kamera, bagaimana dasar-dasar fotografi, membuat orang yang baru terjun semakin tertarik dan mudah-mudahan bisa membantu untuk menikmati hobi atau bahkan naik level menjadi seorang pro (tentu dengan banyak latihan). Ya saya tahu, selama ini saya memang terlalu banyak ngomongin rumor dan berita kamera sehingga tidak sempat untuk membahas pengetahuan, teknik dan skill terkait fotografi.

Diagram Kamera

Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital
Contoh Diagram Kamera, Image Labeled For Commercial Reusable
Kata “fotografi” berasal dari negara Perancis tetapi didasarkan pada kata Yunani dan secara harafiah berarti “menggambar dengan cahaya”. Jadi seni pada fotografi pada dasarnya adalah seni melihat dan menyeimbangkan cahaya.
Ilustrasi di sebelah menunjukkan jalan cahaya bergerak dari objek ke sensor (atau film di kamera non-digital).
  1. Pertama cahaya harus masuk melalui lensa, yang merupakan serangkaian potongan dari kaca cembung cekung. Jika fokus didapat dengan baik maka cahaya akan bertemu pada sensor.
  2. Cahaya akan melewati Aperture (semacam lubang bukaan yang besarnya bisa diatur) yang ditempatkan di dalam lensa. Pada dasarnya merupakan mekanik pembukaan yang mengontrol seberapa banyak cahaya mencapai sensor.
  3. Untuk kamera jenis DSLR, sebelum menyentuh sensor cahaya akan terpantul melalui Mirror (cermin) dan masuk ke prisma untuk diteruskan ke eyepiece dan mata pengguna. Untuk jenis kamera mirrorless, cahaya langsung menyentuh sensor dan obyek ditampilkan di LCD.
  4. Shutter terletak di dalam body kamera tepat di depan sensor. Shutter berfungsi sebagai mekanika dalam menentukan /mengontrol berapa lama sensor terkena cahaya.
  5. Sensor adalah piringan persegi yang sangat sensitif di mana cahaya diserap, diubah menjadi informasi digital berupa pixel warna yang membentuk sebuah gambar/foto.

Aperture (Bukaan)

http://idphotographi.blogspot.com/2014/03/tutorial-konsep-dasar-fotografi-dan-kamera-digital.html
Diagram Aperture dan Efek DOF, Image Labeled For Commercial Reusable
Aperture terletak di dalam lensa dan mengendalikan seberapa banyak cahaya bisa melewati lensa menuju sensor. Aperture yang besar memungkinkan banyak cahaya lewat dan sebaliknya bukaan yang kecil membuat cahaya sedikit. Mengetahui bagaimana aperture mempengaruhi foto adalah salah satu bagian yang paling penting dari fotografi, yang antara lain mempengaruhi :
  1. Jumlah cahaya
  2. Depth of field
  3. Kecepatan lensa
  4. Ketajaman gambar
  5. Vignetting
Angka F adalah nomor matematika yang mengekspresikan diameter aperture, merupakan bagian penting dari memahami bagaimana aperture dan eksposur bekerja. Semua angka F memiliki notasi yang umum, misalnya f/5.6 atau f/2.8. Ada beberapa jumlah set angka F yang digunakan dalam fotografi , ada beberapa skala yang berbeda tetapi “standar” skala angka F full-stop adalah:
  • f / 1.4 (bukaan terbesar, sebenarnya ada juga f / 1 yang lebih besar)
  • f / 2
  • f / 2.8 
  • f / 4 
  • f / 5.6 
  • f / 8 
  • f / 11
  • f / 16
  • f / 22 (bukaan terkecil)
Ini dikenal sebagai angka F full-stop. Jika Anda menurunkan angka F satu full-stop misal f / 4 ke f/2.8, artinya jumlah cahaya yang melewati akan dua kali lipat lebih banyak. Jika Anda meningkatkan angka F satu full-stop, seperti f /5.6 ke f / 8, maka hanya setengah jumlah cahaya yang akan mencapai sensor. Mengapa angkanya kecil kok bukaannya lebih besar ? karena angka tersebut sebagai angka pembagi dari f (focal length).
Ada beberapa angka F antara dari angka full-stop di atas tergantung pada apa skala sedang digunakan. Yang paling umum adalah skala 1/3 , yang berarti bahwa setiap langkah ketiga adalah full -stop , sehingga memberikan Anda dua pengaturan antara dari setiap full-stop. Misalnya antara f / 8 dan f /11 kita bisa set f / 9 dan f /10.

Shutter (Rana)

http://idphotographi.blogspot.com/2014/03/tutorial-konsep-dasar-fotografi-dan-kamera-digital.html
Shutter Blade (Bilah Rana), Image Labeled For Commercial Reusable
Shutter atau rana adalah mekanisme yang mengontrol berapa lama sensor terkena cahaya. Semakin lama shutter membuka lebih banyak cahaya dapat ditangkap oleh sensor. Shutter berbentuk seperti bilah yang dapat membuka dan menutup dengan cepat, tetapi lama waktu membukannya bisa diatur dinamakan dengan shutter speed. Shutter speed tinggi akan menghasilkan objek freeze tidak bergerak dan kecepatan rana lambat akan menangkap gerakan dari obyek bergerak (gambar menjadi blur).
Ada skala stop untuk kecepatan rana seperti pada aperture, contoh di bawah ini adalah satu full-stop (dalam detik/second) :
1/16000, 1/8000, 1/4000, 1/2000, 1/1000, 1/500, 1/250, 1/125, 1/60, 1/30, 1/15, 1/8, 1/4, 1/2, 1, 2, 4, 8, 16
Dan seperti halnya dengan aperture, shutter speed pada umumnya juga bisa memiliki 1/3 skala, memberikan dua langkah di antara setiap full-stop. Misalnya antara 1/60 dan 1/125 bisa menggunakan 1/80 dan 1/100.
Dua faktor utama yang mengendalikan eksposur adalah shutter speed dan aperture. Saat ini juga sudah berkembang yang namanya electronic shutter dimana tidak lagi melibatkan mekanisme bilah yang membuka dan menutup, tetapi sepenuhnya rekayasa elektronik.

ISO

http://idphotographi.blogspot.com/2014/03/tutorial-konsep-dasar-fotografi-dan-kamera-digital.html
Setting ISO, Image Labeled For Commercial Reusable
Kecepatan ISO (berasal dari Organisasi Internasional untuk Standardisasi ) adalah ukuran kecepatan film atau sensitivitas terhadap cahaya. Dengan kamera digital ISO mempengaruhi sensor. Sebuah kecepatan ISO rendah membutuhkan waktu lama untuk pencahayaan, kecepatan ISO tinggi memerlukan waktu sedikit untuk memberikan eksposur yang sama.
Satu langkah dalam ISO sama dengan satu full-stop. Pada ISO tidak ditemukan skala 1/3. Berikut adalah kecepatan ISO yang paling umum.
ISO 50 100 200 400 800 1600 3200 6400 12800 25600
Pada film 35mm, film dengan kecepatan ISO tinggi memiliki lebih banyak buliran dari sebuah film yang lebih lambat – tetapi sensor modern tidak menggunakan mekanisme yang sama. Sehingga sensor digital menciptakan noise. Noise digital tidak terlihat baik seperti pada butiran film. Terlihat contoh di atas, high ISO membuat gambar noise yang mengganggu.
Jika tidak ada masalah pencahayaan, maka selalu gunakan nomor ISO rendah tetapi jika Anda di dalam ruangan dengan cahaya rendah atau kondisi lain ketika Anda menemukan kombinasi aperture / shutter tidak cukup, maka  kecepatan ISO bisa diperbesar. Sensor digital baru terus dikembangkan dan tingkat kebisingan dengan kecepatan ISO tinggi menurun pada setiap rilis kamera baru.
Konsep di atas memang tidak menjelaskan secara detail cara menggunakannya secara harmonis di kamera, tetapi setidaknya kita sudah tahu dulu mekanisme kerjanya
Demikianlah tips tentang Tutorial Konsep Dasar Fotografi Dan Kamera Digital  yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Manfaatkan foreground Untuk Foto Portrait

Manfaatkan foreground Untuk Foto Portrait-- Kali ini Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan foreground untuk foto portrait.
Foto portrait secara tradisional berbeda dengan foto landscape berkenaan dengan ruang tajam. Di foto landscape, Photography biasanya memilih bukaan kecil seperti f/8-f/16 supaya ruang tajamnya luas. Tapi di foto portrait, fotografer biasanya menyukai bukaan besar seperti f/1.4-f/2.8 supaya ruang tajam tipis sehingga latar belakang tidak fokus/blur.
Latar belakang yang blur membuat fokus mata tertu ke subjek foto (orangnya) daripada lingkungannya. Selain memblurkan latar belakang, kita juga bisa memblurkan latar depan untuk memberikan kesan tiga dimensi. Di foto dibawah ini, saya menempatkan model dibelakang kumpulan bunga di taman.
Kunci sukses untuk foto semacam ini adalah jangan sampai bagian wajah subjek terhalang oleh bunga/daun dan pakailah lensa telefoto/jarak fokus panjang,  sehingga antara subjek dan latar belakang terlihat lebih dekat daripada kondisi aslinya. Supaya fokus pemirsa terpusat ke subjek bukan ke bunga, bukaan besar (f/2.8) digunakan untuk membuat foreground tidak fokus.

Manfaatkan foreground Untuk Foto Portrait 
Ekspresi  dan warna pakaian dan make up yang cocok dengan warna bunga membuat foto ini lebih kuat. ISO 320, 1/640 detik, 112mm f/2.8


Demikianlah tips tentang Manfaatkan foreground Untuk Foto Portrait yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Reflektor untuk portrait model outdoor

Reflektor untuk portrait model outdoor-- Kumpulan Tips Photography kali ini akan membahas tentang Reflektor untuk portrait model outdoor. Kalau suka foto portrait outdoor, sebuah reflektor adalah aksesoris lighting yang murah meriah dan efektif. Fungsi reflektor adalah memantulkan cahaya ke subjek foto sehingga subjek foto terlihat lebih terang. Reflektor paling efektif saat langit mendung atau cahaya dari belakang (backlight).
Untuk foto portrait model outdoor, reflektor favorit saya adalah yang permukaannya emas. Pantulan cahayanya agak kekuningan membuat kulit model menjadi lebih bersinar. Bukan hanya itu, di mata juga ada pantulan cahaya yang biasa dinamakan “catch light.” Pantulan bulatan itu membuat mata lebih hidup.

Reflektor untuk portrait model outdoor 
ISO 200, 1/640 detik, f/2.8, 200mm (Nikon D700+Sigma 70-200mm f/2.8 HSM Macro)
dengan reflektor permukaan emas. Penempatan juga perlu diperhatikan dengan cermat, di luar ruangan, kita harus mencari arah cahaya (biasanya dari atas/langit), maka dari itu reflektor biasanya di tempatkan agak dari bawah. Selanjutnya kita harus benar-benar memperhatikan pantulan cahaya yang jatuh ke subjek foto. Kadang cahaya jatuh ke leher/badan daripada ke wajah sehingga pencahayaan jadi kurang merata. Hindari juga penempatan reflektor yang terlalu dekat, karena jatuhnya cahaya membuat wajah menjadi serem (seperti hantu di film horor hehe).
Alternatif reflektor adalah lampu kilat atau flash. Karakter lampu kilat itu sangat berbeda. Lampu kilat adalah sumber cahaya kecil yang hasilnya lebih keras (kecuali diberi diffuser seperti payung/softbox).  Selain itu, flash lebih praktis karena tidak perlu dipegangin oleh asisten/modelnya.

Reflektor untuk portrait model outdoor 
Untuk mengetahui bermacam fungsi reflektor berdasarkan warna permukaannya


Demikianlah tips tentang Reflektor untuk portrait model outdoor yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Komposisi foto model

Komposisi foto model-- Kumpulan Tips Photography akan memberikan sedikit penjelasan tentang Komposisi foto model. Kita bisa mengkomposisikan secara ketat dengan hanya mengikutsertakan wajah model saja, atau mengikutsertakan lingkungan sekitar. Untuk komposisi yang wajah yang ketat saja, posisi wajah dan mata adalah sesuatu yang penting. Biasanya saya mengikuti aturan sepertiga (rule of thirds). Saya menghindari memposisikan wajah di tengah-tengah karena nanti jadinya seperti pas foto. Contohnya seperti di bawah ini:
Komposisi foto model 
Di close-up ini, wajah model diposisikan agak ke kanan mengikuti aturan sepertiga. Cahaya dari latar belakang memberikan kesan dimensi dan tekstur. Pencahayaan utama ke wajah adalah flash+payung dari sebelah kiri atas. Dengan adanya sinar lampu kilat di tempat yang tertutup, mata model menjadi lebih hidup karena ada pantulan cahayanya.
Untuk komposisi subjek foto beserta lingkungannya, yang penting diperhatikan adalah latar belakang jangan ada hal-hal yang mengganggu perhatian. Misalnya ada turis lewat, atau hal-hal yang tidak nyambung dan merusak estetika, contohnya sampah.

Komposisi foto model 
Di foto yang ini, saya memasukkan lebih banyak latar belakang untuk menceritakan suasana / lingkungannya. Banyak orang lalu lalang di bagian belakang, sehingga saya harus sabar menunggu momen yang tepat. Pencahayaan alami dari matahari.
Setelah menguasai teknik dan setting kamera, komposisi memang menjadi momok yang cukup menakutkan bagi Photographer pemula. Tapi jangan kuatir, semua ini bisa dipelajari. Saran saya adalah terus berlatih, banyak melihat foto-foto yang bagus dan praktik. Bersabarlah, karena mempelajari komposisi ini 50% teori, 50% dari pengalaman. Alhasil, lama kelamaan mata dan feeling kita akan semakin jeli dan terasah.

Demikianlah tips tentang Komposisi foto model yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Mengendalikan cahaya lingkungan dengan shutter speed

 Mengendalikan cahaya lingkungan dengan shutter speed-- Kali Ini Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang bagaimana Mengendalikan cahaya lingkungan dengan shutter speed. Saat mengunakan lampu kilat, cara mengendalikan terang gelapnya cahaya lingkungan adalah dengan mengunakan shutter speed. Jika cahaya lingkungan agak lemah, seperti pada sore hari menjelang matahari terbenam, atau hari yang sangat kelabu, kita bisa melambatkan shutter speed supaya cahaya lingkungan lebih terang. ISO dan Aperture juga bisa mengendalikan cahaya lingkungan, tapi tidak hanya itu, ISO dan Aperture akan mempengaruhi intensitas flash. Oleh karena itu, jika kita hanya ingin mengendalikan cahaya lingkungan(background) saja, maka gunakanlah shutter speed.
 Mengendalikan cahaya lingkungan dengan shutter speed 
Data teknis foto ISO 200, 85mm, f/4, 1/25 detik.
Di foto diatas saya coba mengendalikan cahaya lingkungan dengan mengatur shutter speed yang cukup lambat yaitu 1/25 detik. Lampu kilat dipasang kanan dan kiri dengan payung fotografi.  Jika shutter speed saya pasang lebih cepat, misalnya 1/100 detik, latar belakang akan gelap total.
Meskipun shutter speed hanya 1/25 detik, dan saya memakai lensa 85mm, yang biasanya mengakibatkan subjek foto blur karena shutter speed terlalu lambat,  tetapi dalam kasus ini, dengan mengunakan flash, subjek akan tetap tajam, karena lampu kilat yang durasinya sangat pendek (diatas 1/880 detik) akan sukses membekukan subjek.

Demikianlah tips tentang  Mengendalikan cahaya lingkungan dengan shutter speed yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Menggunakan flash untuk portrait model outdoor

Menggunakan flash untuk portrait model outdoor-- Kali ini Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang Menggunakan flash untuk potrait model outdoor. Meskipun keadaan di luar ruangan terang, tapi flash seringkali juga dibutuhkan sebagai pengisi cahaya. Contohnya seperti foto dibawah ini. Langit cukup cerah tapi sebagian cahaya tertutup pohon dan dedaunan. Sebagian cahaya juga tertutup oleh topi model.
Menggunakan flash untuk portrait model outdoor 
Setting: ISO 100, f/4, 1/250 detik, 85mm, Nikon D700, Flash SB900 power 1/4 sebelah kanan kamera dengan payung softbox.
Karena demikian, saya mengunakan flash yang diletakkan di samping kanan kamera dan saya pasang dengan payung softbox. Payung ini menghasilkan cahaya yang lembut dan menimbulkan catchlight (refleksi di mata) yang berbentuk segi delapan.

Demikianlah tips tentang Menggunakan flash untuk portrait model outdoor yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.

Pencegahan Pengembunan Pada Lensa

Pencegahan Pengembunan Pada Lensa-- Kumpulan Tips Photography akan membahas tentang Pencegahan Pengenbunan Pada Lensa. Pertemuan antara kamera dan lensa yang hangat ke tempat yang dingin akan membuat uap air menempel dan berkondensasi menjadi embun di permukaan dan di dalam lensa kamera. Jika dibiarkan berlarut atau berulang-ulang, pengembunan ini bisa menimbulkan jamur, karat bahkan korslet.
Pencegahan Pengembunan Pada Lensa 
Cara menghindarinya yaitu memasukkan kamera dan lensa ke dalam plastik kedap udara / ziplock, dan kemudian biarkan kamera dan lensa menyesuaikan dengan suhu baru secara perlahan. Perlu sekitar 10-20 menit untuk menyesuaikan tergantung dari panjang lensa. Lensa yang sederhana dan pendek seperti lensa fix 50mm atau zoom 18-55mm membutuhkan waktu lebih sedikit untuk menyesuaikan dengan suhu baru.
Jika keburu sudah kondensasi / berembun, jangan lepaskan lensa dari kamera dan masukkan kamera dan lensa dalam plastik dan usahakan mengeluarkan udara dari plastik. Memasukkan penyerap air seperti silica atau beras juga dapat membantu.
Jangan khawatir dan tunggulah sampai kameranya menyesuaikan dengan udara lingkungan. Dalam beberapa kasus, perlu menunggu 1-2 hari untuk memulihkan kamera dan lensa seperti sediakala.


Demikianlah tips tentang Pencegahan Pengembunan Pada Lensa yang bisa Kumpulan Tips Photography berikan, semoga bisa bermanfaat dan trimakasih atas kunjungannya.
© Copyright 2017 Kumpulan Tips Photography Template Modify by Kumpulan Tips Photography | Powered by Blogger.com.